Puluhan warga di Desa Maju Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah mereka sejak Minggu (12/09) malam. “Kami sudah tidak bisa tinggal di rumah lagi karena air sudah masuk ke dalam rumah kami,” kata Siti, salah seorang warga yang mengungsi.

Banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir. Bupati Indragiri Hilir, Muhammad Wardan, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan posko pengungsian dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. “Kami terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan lebih lanjut kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir, sebanyak 50 rumah di Desa Maju Jaya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Warga yang mengungsi ke posko pengungsian didominasi oleh anak-anak dan lansia.

Kepala BPBD Indragiri Hilir, Andi, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menangani dampak banjir ini. “Kami berkoordinasi dengan TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait lainnya untuk membantu evakuasi dan penanganan banjir di Desa Maju Jaya,” ungkapnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir ini. Namun, situasi di lapangan masih terus dipantau oleh petugas gabungan untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak.

Warga Desa Maju Jaya berharap bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak terus mengalir agar mereka dapat segera kembali ke rumah masing-masing. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sudah diberikan selama ini.

Pemerintah setempat berjanji akan terus memberikan bantuan dan melakukan langkah-langkah penanggulangan bencana yang diperlukan. Mereka juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi.

Sementara itu, hujan deras masih terus mengguyur wilayah Indragiri Hilir, sehingga potensi banjir masih cukup tinggi. Warga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tidak tersumbat dan mengurangi risiko banjir.