Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sembilan penumpang pompong (perahu tradisional) yang terbalik di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Kejadian ini terjadi saat para korban sedang menikmati liburan Idul Fitri di Pulau Wait.
Menurut Budiman, Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna, pihaknya menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas pada Rabu (2/4/2025) pukul 13.30 WIB. “Lokasi kejadian sekitar 12 nautical mile dari Pos SAR Anambas ke arah Pulau Mubur,” jelas Budiman dilansir antaranes.com.
Dia menerangkan bahwa kesembilan penumpang terdiri dari lima orang dewasa dan empat anak-anak. “Mereka sedang liburan Idul Fitri di Pulau Wait ketika pompong yang mereka tumpangi terbalik akibat dihantam gelombang,” ujarnya.
Meski kapal terbalik, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Saat kejadian, para penumpang tidak berada di kapal melainkan sudah berada di Pulau Wait, sehingga mereka semua selamat,” kata Budiman.
Evakuasi dilakukan menggunakan kapal nelayan lain karena pompong yang terbalik sudah tidak bisa digunakan. “Kapalnya bertipe tiga gross ton dan sudah ditarik oleh pompong lainnya,” jelasnya.
“Operasi SAR telah ditutup, dan semua personel kembali ke satuan masing-masing,” ungkap Budiman. Saat insiden terjadi, cuaca dilaporkan cerah dengan suhu 26-31 derajat Celsius. Gelombang laut sekitar 1 meter dengan kecepatan angin 2-10 knot.
“Kita harap peristiwa serupa tidak terjadi kembali,” tandasnya.