Mei 13, 2026

Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap untuk menggelar operasi pasar guna menekan lonjakan harga minyak goreng kemasan Minyakita yang saat ini mengalami kenaikan di pasaran. Harga Minyakita di sejumlah pasar tradisional di Pekanbaru telah mencapai Rp20 ribu per liter, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Operasi pasar akan dilakukan apabila harga Minyakita tidak mengalami penurunan dalam waktu dekat.

Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan bahwa operasi pasar akan dilakukan sesuai arahan wali kota untuk menjaga kenyamanan masyarakat. “Jika kondisi harga masih terus tinggi, operasi pasar akan segera dilakukan,” ujarnya pada Selasa (12/5/2026). Pemko Pekanbaru akan berkoordinasi dengan Bulog untuk menyediakan minyak goreng dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

Tingginya harga Minyakita dikarenakan distribusi pasokan yang belum optimal. Pasokan seharusnya langsung disalurkan ke konsumen, namun sebagian masih dijual kembali ke ritel sehingga memengaruhi ketersediaan barang di pasar. Pemko Pekanbaru bersama Satgas Pangan dan distributor terus melakukan pengawasan untuk memastikan jalur distribusi tetap lancar dan pasokan minyak goreng tersedia bagi pedagang maupun masyarakat.

Pemerintah telah meminta distributor untuk memastikan alokasi pasokan ke pasar tradisional sesuai kebutuhan agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga berkepanjangan. Langkah-langkah tersebut diambil untuk stabilkan harga Minyakita dan menjaga ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat. Semua pihak terus bekerja sama untuk menyelesaikan masalah lonjakan harga ini demi kepentingan bersama.