Warga Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan dan bangunan pasar tradisional yang sudah tidak layak dan rusak parah. Keluhan tersebut disampaikan kepada Muammar Ar, anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, saat ia melaksanakan Reses I masa persidangan V tahun 2026, pada Sabtu (25/4), di Kotabaru Seberida.
Muammar Ar mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh Kepala Desa Kotabaru Seberida, Muslim Ridar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan masyarakat desa Kotabaru Seberida. Muslim Ridar menyatakan bahwa fasilitas jalan dan pasar desa sudah tidak layak lagi digunakan. Ia mengungkapkan, “Banyak ruas jalan kita yang sebenarnya tidak layak lagi untuk dilalui berlubang dan berlumpur, apalagi pasar desa yang sudah kumuh, semrawut, bagaimana jual beli masyarakat dan ekonomi mau meningkat kalau seperti ini, dan itu sudah berlangsung bertahun-tahun.”
Masyarakat desa Kotabaru Seberida berharap agar Pemerintah Daerah memperhatikan keluhan terkait infrastruktur jalan dan pasar tradisional di desa mereka. Mereka berharap agar pemerintah segera membangun jalan dan pasar tradisional yang ada di desa tersebut, untuk meningkatkan ekonomi desa dan memajukan wilayah tersebut.
Muammar Ar menyampaikan bahwa keluhan masyarakat tersebut merupakan permasalahan yang nyata di desa Kotabaru Seberida. Ia berjanji akan menyampaikan hasil reses ini kepada Bupati selaku pemangku kebijakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Selain itu, ia juga berharap agar Bupati dapat memperhatikan infrastruktur di setiap kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir, bukan hanya terfokus pada ibu kota kabupaten, Tembilahan.
Muammar Ar menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan dan pasar tradisional di desa-desa, untuk mengurangi ketimpangan pembangunan dan sosial. Ia berharap agar pembangunan jalan tidak hanya terpusat di ibukota kabupaten saja, namun juga merata di setiap kecamatan untuk memajukan seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.