Universitas Islam Riau (UIR) dan Persatuan Melayu Riau Indonesia (PMRI) telah menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan di lingkungan kampus UIR. Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Riau, terutama melalui penguatan pendidikan hingga jenjang doktoral bagi generasi muda Melayu Riau.

Ketua Umum PMRI, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini dan menjelaskan bahwa PMRI merupakan organisasi yang dikembangkan untuk masyarakat Melayu Riau di tingkat nasional. Salah satu program utama PMRI adalah gerakan “Seribu Doktor” yang bertujuan untuk mendorong lahirnya lebih banyak akademisi dan profesional asal Riau yang menempuh pendidikan doktoral.

Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung peningkatan kualitas SDM Riau. UIR saat ini memiliki dua program doktor, yaitu Doktor Ilmu Hukum dan Doktor Sains Manajemen, yang siap menjadi bagian dari penguatan kapasitas akademik masyarakat Riau.

Menurut Dr. H. Rusli Effendi, kerja sama dengan UIR diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya program doktor bagi putra-putri daerah. Pengembangan SDM unggul membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat seperti PMRI, agar dampaknya dapat lebih luas bagi pembangunan daerah.

Penandatanganan MoU antara PMRI dan UIR disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua lembaga, dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait penguatan kerja sama. Melalui kolaborasi ini, diharapkan program “Seribu Doktor” dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi dalam mencetak SDM Riau yang unggul, berdaya saing, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.