Puluhan warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda pemukiman mereka. Banjir yang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir ini telah merendam rumah-rumah warga hingga setinggi 1,5 meter.
Kepala Desa Mekarsari, Ahmad Yani, mengatakan bahwa banjir ini merupakan yang terburuk yang pernah dialami oleh warga setempat. “Banjir kali ini sungguh luar biasa, rumah-rumah warga hampir seluruhnya terendam air. Kami sudah berupaya melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/12).
Diketahui, banjir ini terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB dan terus menggenangi pemukiman warga hingga Jumat pagi. Sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung pun turun ke lapangan untuk membantu evakuasi warga dan memberikan bantuan logistik.
Salah seorang warga, Siti Rahayu (45), mengungkapkan bahwa dirinya kehilangan sebagian besar harta benda akibat banjir ini. “Air masuk begitu cepat ke dalam rumah kami, saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga. Semoga bantuan dari pemerintah segera datang untuk membantu kami,” tuturnya dengan suara terbata-bata.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir ini. Namun, situasi di lapangan masih terus dipantau oleh tim gabungan dari BPBD, Polri, TNI, dan relawan. Mereka berusaha untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah mereka dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Pemerintah setempat juga telah membuka posko pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat berteduh sementara. Di posko tersebut, tersedia makanan, minuman, selimut, dan perlengkapan lainnya untuk membantu warga yang terdampak banjir.
Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Didi Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan banjir ini. “Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga terdampak banjir ini,” katanya.