Pada hari Minggu, 10 Oktober 2021, pemerintah Provinsi Jawa Timur mengumumkan bahwa tingkat vaksinasi COVID-19 di daerah tersebut telah mencapai angka yang memuaskan. Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hampir 70% penduduk Jawa Timur sudah mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19.

Khofifah Indar Parawansa juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan upaya untuk meningkatkan angka vaksinasi di seluruh wilayah Jawa Timur. “Kami terus menggelar program-program vaksinasi massal untuk memastikan seluruh warga Jawa Timur mendapatkan perlindungan dari virus COVID-19,” ujarnya.

Menanggapi capaian tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, tingkat vaksinasi yang tinggi merupakan langkah penting dalam mengendalikan penyebaran virus COVID-19 di masyarakat.

Selain itu, Budi Gunadi Sadikin juga mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meskipun tingkat vaksinasi sudah tinggi. “Vaksinasi adalah langkah awal, namun tetap perlu disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan agar penyebaran virus dapat ditekan,” kata Menteri Kesehatan.

Sementara itu, data terbaru juga menunjukkan bahwa kasus positif COVID-19 di Jawa Timur mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa upaya vaksinasi dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan telah memberikan dampak positif dalam memerangi pandemi COVID-19.

Meskipun demikian, pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspada terhadap ancaman virus COVID-19. “Kami terus mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam melawan pandemi ini demi kesehatan dan keselamatan bersama,” kata Khofifah Indar Parawansa.