Program Road to Entrepreneurship (RTE) di tingkat SMA Witama School dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai inovasi. Pada tahun ini, konsep kegiatan dibuat berbeda agar peserta didik mampu mengikuti perkembangan zaman dan memahami perubahan perilaku konsumen.

Manajer Witama School, Jansen Yudianto, menyatakan bahwa peserta didik tidak hanya diajarkan memproduksi makanan atau produk secara mandiri seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, peserta didik juga didorong untuk menjalin kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini diambil agar peserta didik dapat memahami dunia wirausaha secara lebih nyata, terutama dalam hal pemasaran dan interaksi dengan konsumen.

Pada tahun ini, peserta didik tidak lagi hanya berjualan di lingkungan internal sekolah, tetapi mereka mulai memasarkan produk ke masyarakat luas. Kegiatan ini juga melibatkan orang tua serta pelajar dari sekolah lain yang hadir, sehingga ada transaksi secara langsung.

Antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan ini dinilai sangat tinggi. Selain mengasah kemampuan berwirausaha, program ini juga diintegrasikan dengan upaya mendukung kebijakan Pemko Pekanbaru, khususnya dalam penanggulangan sampah.

Melalui program bertajuk We Care, peserta diajak untuk bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung. Setelah acara selesai, seluruh sampah dikumpulkan, dipilah, dan diolah menjadi produk bernilai ekonomi kreatif.

Witama School bekerja sama dengan bank sampah untuk mendukung pengelolaan tersebut. Peserta didik juga dilibatkan sebagai duta lingkungan yang bertugas mengedukasi teman-temannya agar membuang sampah pada tempatnya, memilah jenis sampah, serta memanfaatkan kembali limbah menjadi barang yang berguna.

Peran peserta didik tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi mereka juga sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan. Sampah yang dikelola dengan baik, bahkan dapat memiliki nilai jual, jelas Jansen.