Prima Yohana, Puteri Indonesia Riau 2026, memberikan apresiasi terhadap pemanfaatan media digital oleh Diskominfotik Riau sebagai saluran edukatif yang kuat di era sekarang. Langkah Diskominfotik Provinsi Riau dalam memanfaatkan berbagai platform digital dinilai sebagai strategi tepat yang relevan dengan era transformasi informasi saat ini. “Media edukatif seperti yang dimiliki Diskominfotik Riau memang harus terus dipertahankan sebagai saluran penyampaian informasi penting kepada masyarakat. Metode ini sangat powerful dan bermanfaat di era sekarang, jadi kita dapat menggaungkan hal-hal positif melalui media ini,” ujarnya di Pekanbaru, Kamis (02/07/2026).

Prima Yohana menilai keberagaman kanal yang digunakan Diskominfotik Riau, mulai dari portal berita, media sosial, hingga podcast mampu menjawab kebutuhan publik akan informasi resmi yang mudah diakses. Ia juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara konten audio visual dan tulisan berupa siaran pers sebagai referensi tepercaya di tengah maraknya informasi media sosial. “Konten berbasis audio visual hingga tulisan itu sangat worth it di zaman sekarang. Terlebih, jika kita melihat fenomena saat ini informasi itu harus ada pengimbangnya untuk sampai di tengah masyarakat,” tuturnya.

Selaras dengan gaya hidup generasi digital, Prima Yohana menyoroti format podcast yang semakin diminati karena menawarkan fleksibilitas tinggi. “Terlebih untuk podcast, kita bisa menyalakan laptop mendengarkannya sambil melakukan berbagai aktivitas. Banyak orang menikmati podcast karena media ini bisa dinikmati di sela-sela kegiatan sehari-hari,” jelasnya.

Untuk pengembangan ke depan, Prima Yohana menyarankan agar konten-konten tersebut dikemas secara lebih kreatif, ringan, dan menghibur tanpa mengurangi kualitas pesan agar lebih dekat dengan karakter generasi muda. Ia optimistis tim kreatif Diskominfotik Riau mampu terus berinovasi dan konsisten mengikuti tren. “Mungkin saran saya ke depan bisa ditambahkan dengan konten-konten yang dikemas dengan cara yang lebih menghibur (entertaining) tetapi tetap sarat informasi, sehingga lebih relate dan masuk ke generasi muda zaman sekarang. Program yang ada sekarang sebenarnya sudah bagus, namun tinggal membuat postingan yang tidak kaku saja,” tambahnya.

Eriadi Fahmi, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfotik Riau, menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk menyesuaikan pola komunikasi seiring perkembangan zaman. “Prinsip kami adalah menghadirkan informasi pemerintah yang akurat, cepat, menarik, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan muda, komunitas kreatif, akademisi, media massa, maupun influencer lokal. Kolaborasi seperti ini tentu akan membuat pesan-pesan pembangunan daerah lebih dekat dengan masyarakat,” kata Fahmi.

Fahmi menambahkan bahwa ruang-ruang digital yang diakses masyarakat setiap hari harus diisi oleh informasi resmi pemerintah sebagai sarana edukasi yang kuat. Dengan hadirnya media pemerintah di berbagai lini, publik diharapkan bisa langsung mendapatkan informasi yang benar dari sumber pertama dan terhindar dari paparan disinformasi yang merugikan. Kabid IKP menegaskan bahwa kredibilitas merupakan prinsip utama yang tidak bisa ditawar dalam menghadapi derasnya arus informasi. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, kehadiran media pemerintah harus mampu menjadi sumber informasi yang kredibel. “Karena itu, inovasi dalam penyajian konten akan terus kami lakukan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi yang benar, tetapi juga merasa tertarik untuk mengakses dan membagikannya,” pungkas Fahmi.