Pemerintah Kota Surabaya telah mengumumkan bahwa akan dilakukan lockdown di beberapa wilayah di kota tersebut mulai dari 10 Agustus 2021. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang semakin meningkat di kota tersebut. “Kami akan melakukan lockdown di beberapa wilayah di Surabaya mulai 10 Agustus mendatang,” kata Eri Cahyadi dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada hari ini.
Lockdown tersebut akan berlangsung selama dua minggu terhitung sejak tanggal 10 Agustus hingga 24 Agustus 2021. Wilayah-wilayah yang akan terkena dampak lockdown tersebut akan diumumkan lebih lanjut oleh pemerintah setempat dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini di Kota Surabaya.
Eri Cahyadi juga meminta kepada seluruh warga Surabaya untuk mematuhi kebijakan lockdown yang akan diterapkan. “Kami meminta kerjasama dari seluruh warga Surabaya untuk mematuhi kebijakan lockdown ini demi kebaikan bersama dan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” tambahnya.
Selama masa lockdown, akan diberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak. Hanya aktivitas yang bersifat mendesak seperti kegiatan ekonomi yang diperbolehkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak lockdown ini.
Kebijakan lockdown ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Kalangan DPRD Kota Surabaya. Anggota DPRD Kota Surabaya, Bambang Irianto, menyatakan bahwa kebijakan ini sangat penting dilakukan untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19. “Kami mendukung penuh kebijakan lockdown yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya ini. Semoga dengan langkah ini, kasus Covid-19 dapat ditekan dan situasi kesehatan di Surabaya dapat segera membaik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Surabaya juga akan terus memantau perkembangan situasi dan kondisi selama masa lockdown berlangsung. Apabila diperlukan, langkah-langkah tambahan akan segera diambil untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19 di kota tersebut. Warga Surabaya diharapkan dapat bersabar dan tetap patuh terhadap kebijakan yang diterapkan demi kepentingan bersama.