Hamparan lahan pertanian di Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Jumat (12/6/2026), menjadi saksi semangat kebersamaan antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Di tengah teriknya cuaca, benih-benih jagung pipil ditanam dengan harapan kelak menjadi bagian dari penguatan swasembada pangan Indonesia.

Kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 tersebut berlangsung di lahan milik Mustafa, S.Pd yang berada di Jalan Supriadi Jalur E, RT 011 RW 004, Dusun III, Desa Tanah Datar. Lahan seluas 0,7 hektare atau sekitar 7.000 meter persegi itu disiapkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang terus didorong oleh jajaran Polres Indragiri Hulu.

Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi bersama Camat Rengat Barat Yanti Elfina, para Bhabinkamtibmas, kepala desa, penyuluh pertanian, perangkat desa serta masyarakat setempat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 30 bedeng lahan ditanami benih jagung pipil jenis BISI-2 yang diberikan oleh Kapolsek Rengat Barat sebanyak 10 bungkus.

Tak berhenti pada proses penanaman, perhatian jajaran kepolisian juga berlanjut pada pemantauan pertumbuhan tanaman. Pada hari yang sama, personel Polsek Lirik melakukan pengecekan terhadap tanaman jagung pipil binaan yang berada di Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik.

Di lahan seluas 10.000 meter persegi yang dikelola Kelompok Tani Berkah Tani tersebut, tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 43 hari. Meski mengalami sedikit hambatan akibat cuaca panas yang cukup ekstrem dalam beberapa waktu terakhir, kondisi tanaman masih terus dipantau agar dapat tumbuh optimal hingga masa panen.

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

“Melalui program ketahanan pangan ini, Polri hadir mendampingi masyarakat mulai dari proses penanaman hingga pemantauan perkembangan tanaman. Kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Misran.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan yang ditanami, tetapi juga oleh sinergi seluruh pihak dalam menjaga dan merawat tanaman hingga masa panen. Karena itu, Polres Inhu terus mendorong kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, perusahaan dan unsur kepolisian.

Dari Desa Tanah Datar hingga Lirik Area, semangat menjaga ketahanan pangan terus tumbuh seiring bertambahnya usia tanaman jagung yang menghijau di lahan-lahan binaan. Harapan besar pun disematkan pada setiap benih yang ditanam, agar kelak mampu menghasilkan panen yang berkontribusi bagi ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.