Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa vaksinasi COVID-19 akan segera diluncurkan di Indonesia. “Kami akan segera memulai vaksinasi COVID-19 pada bulan Desember ini,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, pada hari Selasa.
Vaksinasi COVID-19 akan dimulai dengan tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik di seluruh Indonesia. “Prioritas utama adalah melindungi mereka yang berada di garis depan dalam penanganan pandemi ini,” tambah Presiden Jokowi.
Pemerintah telah menetapkan target untuk melakukan vaksinasi COVID-19 kepada 181,5 juta orang atau sekitar 70% dari total populasi Indonesia. “Kami akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut dan memastikan vaksinasi dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.
Vaksin COVID-19 yang akan digunakan adalah hasil kolaborasi antara Sinovac Biotech dari China dan perusahaan farmasi Indonesia, Bio Farma. “Kami telah memastikan bahwa vaksin yang akan digunakan telah lolos uji klinis dan aman untuk digunakan,” kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Pemerintah juga telah menyiapkan strategi distribusi vaksin COVID-19 ke seluruh wilayah Indonesia. “Kami akan menggunakan jalur udara, darat, dan laut untuk mendistribusikan vaksin ke seluruh pelosok Indonesia,” jelas Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Meskipun vaksinasi COVID-19 akan segera diluncurkan, Presiden Jokowi tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Vaksinasi bukan berarti kita boleh lengah, kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang ada,” tegas Presiden Jokowi.
Sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia juga telah memulai vaksinasi COVID-19. “Kita harus belajar dari pengalaman negara-negara lain dalam melaksanakan vaksinasi ini,” ujar Presiden Jokowi.