Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Riau telah dimulai sejak Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini mendapatkan atensi dan pengawasan ketat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk memastikan berjalan sesuai dengan esensi pendidikan yang positif.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan agar seluruh satuan pendidikan di wilayah Riau menyelenggarakan MPLS 2026 tanpa ada unsur perpeloncoan, bullying, serta tindakan kekerasan fisik dan psikologis.

MPLS dipandang sebagai momen penting bagi pertumbuhan mental siswa di lingkungan baru. Plt Gubernur Riau mengatakan bahwa fase awal masuk sekolah harus dimanfaatkan secara optimal untuk menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap sekolah dan nilai-nilai kebangsaan.

Plt Gubernur juga melarang keras penugasan atau penggunaan atribut yang tidak relevan dengan proses pembelajaran. Pengenalan sekolah harus fokus pada aspek edukasi yang kreatif dan menyenangkan.

“Kegiatan harus edukatif, jangan sampai ada yang menggunakan atribut berlebihan seperti perpeloncoan. Saya tegaskan hal ini sekali lagi, tidak boleh ada kegiatan MPLS yang berjalan tidak sesuai dengan alurnya,” ungkap SF Hariyanto pada Selasa (7/7/2026).

SF Hariyanto meminta kepada kepala sekolah, jajaran guru, dan pengurus OSIS untuk menjadi teladan yang baik. Dia juga membuka ruang pengawasan publik dengan mengajak masyarakat dan orang tua murid untuk melapor jika menemukan praktik menyimpang.

Anak-anak di Riau adalah aset masa depan, oleh karena itu, Pemprov Riau berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif, kata SF Hariyanto.