Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memberikan apresiasi terhadap kinerja Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar di Pekanbaru. Kinerja mereka dalam membenahi sektor pembangunan di kota tersebut telah membuahkan hasil positif. Sebagian besar ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru telah berhasil diperbaiki, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita rasakan bersama, sebagian besar ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat kini sudah diperbaiki dan mulus,” kata SF Hariyanto pada Jumat (3/7/2026). Perkembangan pembangunan di Pekanbaru menjadi perhatian penting bagi semua pihak karena dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, pelayanan publik, dan citra daerah di tingkat nasional.

SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar atas prioritas dan kepedulian mereka terhadap berbagai masalah masyarakat. Selain pembangunan jalan, upaya Pemko Pekanbaru dalam memperbaiki saluran drainase untuk mengurangi banjir serta penataan fasilitas publik juga disoroti oleh Hariyanto. Langkah-langkah ini telah membuat Kota Pekanbaru semakin tertata, nyaman, dan membanggakan sebagai ibu kota Provinsi Riau.

Dalam hal keuangan daerah, SF Hariyanto mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pekanbaru dari Rp800 miliar pada 2024 menjadi Rp1,2 triliun pada 2025. Meskipun menghadapi tantangan keterbatasan ruang fiskal seperti daerah lain di Indonesia, Pekanbaru dianggap berhasil meningkatkan kapasitas fiskalnya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah juga memberikan dampak positif terhadap penguatan fiskal Kota Pekanbaru. Melalui kebijakan opsi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), penerimaan daerah meningkat signifikan, dari Rp126 miliar pada 2024 menjadi Rp349 miliar pada 2025 atau naik sekitar 108 persen.

“Melalui kebijakan opsi pajak, PKB, dan BBNKB, penerimaan Kota Pekanbaru meningkat dari Rp126 miliar pada 2024 menjadi Rp349 miliar pada 2025, atau naik 108 persen,” tutup SF Hariyanto. Ini menunjukkan langkah-langkah positif yang telah diambil oleh Pemko Pekanbaru dalam memperkuat fiskal dan mendukung pembangunan kota secara keseluruhan.