Pemko Pekanbaru memperkuat tata kelola data pemerintahan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) e-Walidata dan Forum Satu Data. Kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan pentingnya perbaikan dalam pengelolaan data pemerintahan. Hal ini bertujuan agar kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan. Wali kota telah menginstruksikan agar seluruh data pemerintah daerah dapat disajikan secara cepat, faktual, tepat waktu, dan berbasis real time.

Sistem pengelolaan data dibangun bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru. Diharapkan, para operator dan admin perangkat daerah dapat segera memahami sistem tersebut untuk optimalisasi penginputan dan pengelolaan data.

Kepala Diskominfotiksan Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek e-Walidata dan Forum Satu Data berlangsung pada 20-21 Mei di Hotel Batiqa Pekanbaru. Acara ini diikuti perwakilan OPD, operator data, serta pengelola data sektoral di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Melalui kegiatan ini, Pemko Pekanbaru bertujuan menciptakan tata kelola data pemerintahan yang lebih profesional, transparan, efektif, dan terintegrasi. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung perencanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik berbasis data.

Kegiatan ini menjadi ajang koordinasi sekaligus peningkatan kapasitas perangkat daerah sebagai produsen data. Seluruh OPD diharapkan dapat menyuplai data secara benar dan terintegrasi melalui aplikasi e-Walidata. Diskominfotiksan sebagai walidata akan memfasilitasi pengumpulan data tersebut untuk menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan pemerintah daerah melalui Bappeda.

Ardiansyah juga menekankan pentingnya pemahaman materi, partisipasi aktif, dan koordinasi dalam penginputan data ke E-Walidata di Diskominfotiksan. Harapannya, peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dalam kegiatan tersebut.