Pemerintah Kota Pekanbaru membidik pembukaan kembali rute penerbangan langsung menuju Kota Bandung seiring dengan rencana operasional Bandara Husein Sastranegara pada September mendatang. Langkah strategis ini menjadi poin krusial dalam kesepakatan bersama antardaerah yang baru saja disepakati demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan investasi di Ibu Kota Provinsi Riau.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dan Walikota Bandung Muhammad Farhan di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi upaya mempercepat konektivitas udara. Selain perluasan jalur transportasi, kolaborasi ini juga menyasar digitalisasi birokrasi, penataan ruang publik, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tersedianya penerbangan langsung diharapkan dapat memotong waktu tempuh logistik serta meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan, ungkap Walikota Pekanbaru Agung Nugroho. Agung Nugroho juga menyampaikan harapannya agar rute Pekanbaru ke Bandung maupun sebaliknya aktif lagi begitu Bandara Husein Sastranegara beroperasi kembali pada 17 September.

Kemudahan akses moda transportasi ini diproyeksikan mampu menggairahkan sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bumi Lancang Kuning. Arus kunjungan wisatawan dan pelaku bisnis dari Jawa Barat diharapkan dapat mendongkrak realisasi PAD Pekanbaru secara berkala melalui kegiatan-kegiatan skala regional maupun nasional.

Pemkot Pekanbaru menyiapkan karpet merah berupa kemudahan investasi untuk menarik minat penanam modal dari Kota Kembang. Sistem perizinan berbasis digital yang transparan dan cepat diadopsi guna memberikan kepastian hukum bagi para investor yang ingin mengembangkan usahanya di Pekanbaru.

Pekanbaru memanfaatkan kemitraan ini untuk menyerap keberhasilan tata kelola perkotaan yang telah berjalan di Bandung. Fokus pembelajaran mencakup pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH), penataan jaringan utilitas kabel optik bawah tanah, dan sistem pelayanan publik yang inovatif.

Walikota Bandung Muhammad Farhan menyambut positif inisiatif tersebut dan mengapresiasi akselerasi pembangunan yang tengah berjalan di Pekanbaru. Ia berharap kesepakatan ini segera diimplementasikan dalam program kerja yang nyata, dengan menekankan bahwa kolaborasi ini harus membuahkan program konkret yang menguntungkan masyarakat di kedua kota, terutama dalam membuka jalur logistik, komunikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif.