Pemerintah Provinsi Riau berupaya memperkecil celah antara kompetensi lulusan sekolah menengah kejuruan dan kebutuhan pasar kerja. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kemitraan strategis antara institusi pendidikan vokasi dan sektor swasta. Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perusahaan swasta di sela pembukaan bursa kerja (job fair) di Sukaramai Trade Center Pekanbaru, Kamis (21/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya menyatakan, jalinan kemitraan ini merupakan implementasi nyata dari konsep keselarasan (link and match). Kerja sama formal dengan dunia industri diharapkan mampu mendongkrak kesiapan para alumni SMK saat memasuki ekosistem kerja yang kompetitif. Melalui kolaborasi tersebut, pihak sekolah dapat terus memperbarui kurikulum dan pola pelatihan agar senantiasa relevan dengan perkembangan industri modern.

Di sisi lain, bursa kerja yang digelar bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menguji sekaligus meningkatkan kapasitas diri. Erisman mengingatkan para pencari kerja, terutama para alumni pendidikan vokasi, agar memanfaatkan momentum ini untuk membangun rasa percaya diri dan menunjukkan etika kerja yang baik selama proses rekrutmen.

Ajang yang mengusung tema “Siap Kerja, Sukses Bersama Riau Maju” ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (23/5/2026). Pada hari pertama, ratusan pencari kerja terpantau memadati lokasi untuk memasukkan berkas lamaran langsung ke stan-stan perwakilan industri. Kehadiran puluhan korporasi dari berbagai bidang ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di tingkat regional secara bertahap.

Secara keseluruhan, terdapat 34 perusahaan dari sektor teknologi, pembiayaan, retail, hingga perkebunan yang membuka lowongan pekerjaan dalam kesempatan ini. Perusahaan yang terlibat meliputi PT Parsaoran Global, Datatrans (ION Network), PT Permodalan Nasional Madani, PT Intrias Mandiri Sejati, PT Prima Multi Usaha Indonesia, dan PT Swarna Internusa Pertiwi. Selanjutnya ada PT Bhineka Life Indonesia, PT Samudera Pastry Indonesia, PT Global Energi Lestari, PT Jaya Nika Permata Group, PT Athary Kemilau Indonesia, PT Federal International Finance, PT Aspacindo Kedaton Motor, serta PT Indomarco Prismatama.

Turut berpartisipasi pula PT Allesha Gala Anugrah, PT Dipo Internasional, Pahala Otomotif, PT Amartha Mikro Fintek, PT Pelita Pangan Andalan, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT Aerobus Transport Manunggal, PT Yuni Bersadara Sejahtera, dan PT Pekanbaru Distribusindo Raya. Sektor industri lainnya yang membuka kesempatan kerja adalah PT Swakarya Insan Mandiri, PT Pulau Sambu, PT Ekamas Mora Republik, PT Skillup Center Indonesia, PT Babada Wasaka Indonesia, PT Andalan Pekan Makmur, PT Masterban Berkat Indonesia GSC Pekanbaru, PT Astra Otoparts Tbk, PTPN IV Reg III, PT Andalan Mitra Prestasi, dan PT Advantage SCM.