Pembalap tim KTM, Pedro Acosta, mengamati kejanggalan dan keanehan dari performa motor Marc Marquez dalam balapan sprint di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, pada Sabtu (6/6/2026). Acosta mengungkapkan bahwa motor yang dikendarainya tidak mampu mengejar kecepatan Marquez, yang telah menjadi juara dunia sebanyak 9 kali.
“Agak aneh untuk dipahami. Dia (Marc Marquez) langsung sangat cepat (motornya). Saya butuh beberapa putaran untuk kembali ngebut,” ujar Acosta dalam wawancaranya dengan awak media.
Acosta melihat keanehan pada motor Ducati milik Marquez, yang keluar begitu cepat dari tikungan 4 saat balapan baru dimulai. Bahkan Marco Bezzecchi, pembalap dari Aprilia Racing, juga mengalami kesulitan mengejar kecepatan Marquez.
“Sulit untuk memahami mengapa kami (dia dan Bezzecchi) membutuhkan waktu (untuk mencapai kecepatan yang baik),” kata Acosta.
Meskipun mengalami kesulitan mengejar Marquez, Acosta menyimpulkan bahwa Marquez memiliki keunggulan dalam menguasai tikungan dibandingkan dengan pembalap lainnya. Hal ini membuat Marquez mampu mendominasi di setiap tikungan.
Semua pembalap mengalami kesulitan di tikungan 1 yang sulit, sehingga mereka harus lebih berhati-hati. Acosta menyatakan perlunya memeriksa data dan meningkatkan performa untuk menghadapi situasi tersebut.
Pada balapan sprint MotoGP Hungaria 2026, Pedro Acosta berhasil meraih podium kedua dengan selisih gap 1,548 detik dari Marc Marquez. Hal ini menegaskan bahwa meskipun mengalami kesulitan, Acosta tetap mampu bersaing dengan pembalap top lainnya.