Kabupaten Kepulauan Meranti resmi mendapatkan alokasi 200 unit rumah dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI yang bekerja sama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Program ini telah memasuki tahap pelaksanaan di sejumlah desa penerima. Bantuan tersebut diberikan sebagai hasil tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, BNPP RI, dan Kementerian PKP RI melalui pertemuan daring bersama sejumlah kepala daerah dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta kawasan perbatasan.
Alokasi tahap pertama program BSPS mencakup 200 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, menyampaikan informasi tersebut pada Rabu (20/5/2026).
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PKP RI dan BNPP RI. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hunian yang lebih layak, sehat, dan aman. Ia juga menegaskan bahwa program BSPS menjadi bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan serta penurunan angka rumah tidak layak huni di daerahnya.
Program rehabilitasi rumah tersebar di enam desa, yakni Desa Renak Dungun, Mekong, Alai, Tenan, Lukun, dan Sungai Tohor. Seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi oleh tenaga fasilitator yang ditunjuk oleh Kementerian PKP RI. Saat ini, program sudah memasuki tahap pelaksanaan fisik, dengan distribusi material yang mulai berjalan di lapangan.
Pemerintah daerah berharap pelaksanaan program ini dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan langsung oleh masyarakat penerima. Sementara itu, pemerintah pusat menegaskan bahwa program BSPS merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta memperkuat ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan rumah.
Dengan berjalanannya program ini, diharapkan kualitas hunian masyarakat Kepulauan Meranti semakin meningkat dan mampu mendukung upaya pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.