Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera memperluas sebaran personel untuk melokalisasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Tim pemadam kini dikirim via jalur perairan untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru di wilayah kepulauan. Pengerahan pasukan tambahan menyasar kawasan Pulau Mendol dan Sokoi.

Dua tim dari Daops VII Rengat dijadwalkan tiba di lokasi kepulauan tersebut pada Jumat (29/5/2026) malam guna mempercepat penanganan dini agar kebakaran tidak meluas di wilayah pesisir. Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan.

Di Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, tim dari Daops III Labuan Batu Selatan fokus melakukan penyekatan area dan pembersihan. Metode penyekatan ini efektif memutus penjalaran api, meski petugas harus terus menyiramkan air secara mendalam ke dalam lapisan gambut. Taktik serupa juga diterapkan oleh Daops IV Pekanbaru di wilayah Kandis, Kabupaten Siak.

Personel di lapangan melakukan teknik pengepelan atau pendinginan menyeluruh secara telaten untuk memastikan tidak ada sisa bara yang tertinggal di bawah tanah. Ferdian Krisnanto menegaskan bahwa seluruh personel Manggala Agni di wilayah Sumatera kini berada dalam status siaga penuh. Langkah antisipasi dini di area kepulauan dan ketelatenan pemadaman di daratan Riau menjadi prioritas utama mengingat wilayah ini mulai memasuki fase rawan kebakaran yang fluktuatif.