Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), Sabtu (6/6/2026) dini hari. Sebuah mobil travel Toyota Hiace yang melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai menabrak bagian belakang truk Hino yang berada di jalur yang sama. Akibat insiden tersebut, lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di KM 42+200 Jalur A, wilayah Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Benturan keras membuat bagian depan kendaraan travel mengalami kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa di lokasi kejadian.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa truk Hino dengan nomor polisi BM 9064 VU saat itu sedang melaju di jalur tengah dengan kecepatan rendah. Dari arah belakang, Toyota Hiace bernomor polisi BH 7013 RU datang dengan kecepatan tinggi hingga menabrak bagian belakang truk.

“Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Selain lima korban meninggal, lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pengemudi Toyota Hiace berinisial RM (Roka Munanda) diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan kehilangan kendali dan tidak mampu menghindari truk yang berada di depannya.

Saat kejadian, kendaraan travel tersebut diketahui membawa sembilan orang penumpang. Salah satu korban meninggal dunia adalah sang sopir, Roka Munanda, yang merupakan warga Desa Pondok Agung, Provinsi Jambi.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Arus lalu lintas di ruas tol sempat mengalami gangguan selama proses penanganan berlangsung.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan. Pengendara juga disarankan beristirahat secara berkala guna menghindari risiko microsleep yang kerap menjadi penyebab kecelakaan fatal di jalan tol.

Kasus kecelakaan tersebut saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti dan melengkapi proses penyelidikan lebih lanjut.