Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sandrego, Assoc Prof Dr HM Yusuf Daeng M SH MH PhD bersilaturahmi ke Institut Agama Islam Tafaaquh Fiddin (IAITF) Dumai pada Rabu (6/5/2026). Yusuf Daeng didampingi oleh dosen senior Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, Ridwan SAg MSy, serta staf Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Dr HM Yusuf Daeng M SH MH PhD & Assosiates disambut oleh Rektor IAITF Assoc Prof Dr HM Rizal Akbar MPhil didampingi Dekan Fakultas Syariah Dr (Cand) Susiana MA.

Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas kerja sama Bantuan Hukum Paralegal dan wacana seminar bersama dengan Universitas Islam Malaka (UNIMEL) di Malaka, Malaysia. Direktur LBH Sandrego dan Rektor IAITF juga membahas mekanisme pertukaran dosen dan mahasiswa IAITF dan UNIMEL yang akan ditempatkan di rumah-rumah warga guna mendalami dan mempererat budaya Melayu serumpun.

Yusuf Daeng juga menawarkan kepada IAITF dalam kerja sama seminar yang melibatkan UNIMEL, pemerintah, dan warga Kota Dumai, untuk membahas potensi pariwisata dan sumber daya manusia. Menurut Yusuf Daeng, secara geografis, jarak Kota Dumai dengan Malaka yang hanya sekitar dua jam perjalanan laut dengan Kapal Ferry merupakan potensi yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan sektor pendidikan dan ekonomi pariwisata.

Selain itu, Yusuf Daeng mengungkapkan bahwa banyak pengusaha dari negara jiran tersebut berinvestasi di Kota Dumai, khususnya di Kawasan Industri Pelintung dan Lubuk Gaung. Menurut Prof Yusuf Daeng, Dumai adalah kawasan perminyakan yang dapat dikembangkan seperti di Kawasan Industri Pelintung dan daerah Lubuk Gaung.

“Dumai adalah kawasan perminyakan yang bisa dikembangkan seperti di Kawasan Industri Pelintung dan daerah Lubuk Gaung. Banyak sekali perusahaan Malaysia berinvestasi di Dumai, terutama sektor sawit dan lain-lain,” kata Prof Yusuf Daeng.