Di Dusun Mugomulyo, Desa Lintas Utara, pagi itu terasa berbeda. Di atas lahan seluas seperempat hektar milik Bapak Mistari Ari Wibowo, deretan cabai, terong, kunyit, dan tanaman apotik hidup tumbuh subur menyambut sinar matahari. Pada Rabu, 27 Mei 2026, lahan tersebut dikunjungi oleh Aiptu Hendrick, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang.
Aiptu Hendrick datang bukan untuk memeriksa keamanan, tetapi untuk melihat langsung hasil kerja keras warga yang memanfaatkan lahan produktifnya untuk hortikultura dan tanaman obat. Dengan langkah perlahan, ia menelusuri setiap bedeng tanaman, mengamati perkembangan cabai, terong, dan kunyit yang dirawat mandiri oleh Pak Mistari.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memantau situasi kamtibmas, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani lokal. Pemanfaatan lahan produktif seperti yang dilakukan Pak Mistari ini sangat luar biasa dan patut dicontoh oleh warga lainnya,” ujar Aiptu Hendrick di sela-sela kegiatan.
Bagi Pak Mistari, kunjungan tersebut memberi semangat baru. Perhatian dari Bhabinkamtibmas membuatnya semakin yakin bahwa kerja kerasnya di lahan kecil ini berarti bagi ketahanan pangan keluarga dan desanya. Kapolsek Keritang, AKP Yosi Marlius, menegaskan bahwa kegiatan monitoring seperti ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan Polri untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional.
“Melalui Bhabinkamtibmas, Polri hadir untuk mendampingi, mendengarkan kendala para petani di lapangan, sekaligus memastikan aktivitas pertanian berjalan aman dan kondusif. Kami ingin warga merasa tidak sendiri dalam membangun ketahanan pangan di desanya,” kata AKP Yosi Marlius.
Sinergi antara Polsek Keritang dan masyarakat menjadi kunci. Dari dialog di kebun, keluhan tentang pupuk, hama, hingga akses pasar bisa langsung didengar dan dicarikan solusi bersama. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, diharapkan ketahanan pangan di Desa Lintas Utara semakin kokoh. Lahan kecil milik warga, jika dikelola dengan hati, mampu menjadi penopang ekonomi dan harapan bagi masa depan desa. (*)