Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menggandeng sejumlah perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mempercepat pengerjaan perbaikan pada ruas jalan provinsi yang menghubungkan rute Simpang Minas – Simpang Pemda – Simpang Tualang Timur. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Zulfahmi, menyatakan bahwa kerja sama ini telah dituangkan dalam dokumen resmi. Penandatanganan kerja sama dilakukan dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan PT Arara Abadi pada Jumat lalu.
Keterlibatan perusahaan swasta dan BUMN dalam pembangunan infrastruktur jalan merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, Pemprov Riau berharap dapat meningkatkan akses transportasi darat yang lebih aman dan nyaman, memangkas waktu tempuh, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan. Pengerjaan teknis di lapangan akan dibagi ke dalam beberapa zona kerja sesuai dengan dokumen perjanjian yang disepakati bersama.
Pada tahap pertama, pengerjaan perbaikan jalan dari STA 00+100 sampai STA 01+100 akan dilakukan oleh Pemprov Riau menggunakan anggaran belanja daerah. Realisasi fisik zona pertama ditargetkan berjalan dalam waktu dekat dengan pekerjaan alat berat di lapangan direncanakan dimulai pada minggu kedua bulan Juni ini. Sementara segmen jalan berikutnya akan menjadi tanggung jawab PT Pertamina Hulu Rokan pada bulan Juli dan PT Arara Abadi pada bulan Oktober 2026.
Zulfahmi menegaskan bahwa Pemprov Riau juga sedang berupaya meminta kontribusi aktif dari PT Pelindo serta asosiasi Perusahaan Kelapa Sawit setempat dalam memperbaiki jalan tersebut. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan infrastruktur jalan di Riau dapat ditingkatkan secara signifikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.