Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengumumkan kebijakan baru yang menjadikan rapor pengelolaan kebersihan lingkungan sebagai salah satu indikator utama dalam evaluasi karier para camat. Camat yang tidak mampu menangani masalah tumpukan sampah di wilayahnya berisiko kehilangan jabatannya. Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan kebijakan ini dalam konferensi pers di Pekanbaru pada Rabu (20/5/2026).
Agung menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengakhiri saling lempar tanggung jawab antara pihak kecamatan dan dinas terkait yang sering terjadi. Menurutnya, camat memiliki peran penting sebagai otoritas tertinggi dan pengawas mutlak yang paling memahami kondisi di lapangan. Oleh karena itu, penting untuk menghilangkan ego sektoral dalam birokrasi guna memastikan penanganan estetika kota berjalan optimal setiap hari.
“Dalam penanganan sampah dan kebersihan, tanggung jawab utamanya ada pada camat sebagai pemilik wilayah. Oleh karena itu, camat harus bertanggung jawab atas kebersihan di wilayahnya,” ujar Agung. Sebagai langkah konkret, seluruh camat diminta untuk segera berkoordinasi dengan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan dan bersinergi dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk meningkatkan kesadaran kolektif warga dalam membuang sampah.
Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja para camat secara berkala. Sistem penghargaan dan sanksi akan diterapkan berdasarkan realisasi kebersihan di setiap kecamatan. Agung menegaskan bahwa camat yang tidak mampu mencapai target kebersihan akan segera dimutasi atau dicopot dari jabatannya, sementara camat yang berhasil menunjukkan performa baik akan dipertahankan atau bahkan mendapatkan promosi.
“Kami akan mempertahankan dan mempromosikan camat yang berhasil, sedangkan yang tidak mampu memenuhi target akan dievaluasi dan diberhentikan dari jabatannya,” tambah Agung. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan lingkungan di Kota Pekanbaru dan menghadirkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warganya.