Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, mengungkapkan bahwa Sirkuit Balaton Park di Hungaria tidak sesuai dengan karakteristik motor Aprilia yang memiliki layout lintasan pendek dengan pola stop-go. Martin menyampaikan pendapat ini setelah mengikuti balapan sprint 13 lap pada Sabtu (6/6/2026) di mana ia finis di posisi keenam.

Menurut Martin, meskipun motor Aprilia memiliki keunggulan downforce yang tidak dimiliki oleh pembalap tim MotoGP lainnya, namun sirkuit stop-go seperti Balaton Park tidak mendukung performa balapannya. Ia merasa kehilangan satu detik dan tertinggal karena karakteristik lintasan yang membuatnya melebar di tikungan 15.

Kekecewaan Martin semakin bertambah karena buruknya hasil balapan sprint tersebut membuatnya kehilangan fokus dan konsentrasi. Meskipun motor Aprilia memiliki cengkraman yang baik di bagian depan, namun ketidakcocokan dengan sirkuit Balaton Park membuatnya lambat dan kesulitan mempertahankan catatan waktu.

Martin juga menyoroti kesulitan dalam berbelok di tikungan lambat akibat downforce yang kurang di sirkuit tersebut. Rekan setimnya, Marco Bezzecchi, juga mengalami kesulitan yang sama dalam menghadapi pembalap di depannya, seperti Marc Marquez dan Pedro Acosta.

Bezzecchi hanya mampu finish di posisi ketiga karena karakteristik sirkuit yang pendek tidak mendukung semua jenis motor, kecuali Ducati yang dikendarai oleh Marquez. Dia berharap bisa meningkatkan performa ban untuk balapan hari Minggu demi hasil yang lebih baik.