Pemerintah Kabupaten Kampar kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional dalam mendorong kemajuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menerima penghargaan Top Pembina BUMD 2026 dari jajaran Direksi PT BPRS Berkah Dana Fadhlillah (Perseroda) pada Rabu (10/6/2026) di Rumah Dinas Bupati Kampar.
Penghargaan tersebut merupakan hasil penilaian dalam ajang Top BUMD Awards 2026 yang diberikan atas kontribusi dan komitmen Bupati Kampar dalam membina dan mendukung perkembangan BPRS Berkah sebagai pilar ekonomi daerah berbasis syariah. Audiensi resmi tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PT BPRS Berkah Dana Fadhlillah, Novra Waldy, bersama jajaran manajemen.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Ardi Mardiansyah, Asisten II Setda Kampar Muhammad, serta Kabag Perekonomian Y. Purwoko. Manajemen BPRS Berkah juga memaparkan perkembangan kinerja keuangan perusahaan serta program strategis yang akan dijalankan untuk memperkuat peran bank syariah daerah dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Novra Waldy juga menyampaikan undangan resmi kepada Bupati Kampar untuk menghadiri peringatan Milad ke-30 BPRS Berkah yang akan digelar pada 20 Juni 2026 di Kantor Pusat Bank Syariah Berkah, Air Tiris. Acara tersebut akan diisi dengan kegiatan sosial seperti khitanan massal dan donor darah yang dilaksanakan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kampar dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kampar.
Bupati Ahmad Yuzar menyambut baik laporan kinerja positif yang disampaikan manajemen BPRS Berkah. Ia mengapresiasi kontribusi nyata bank syariah milik daerah tersebut dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor usaha berbasis syariah di Kabupaten Kampar. Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan program pengembangan BPRS Berkah agar mampu tumbuh lebih kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Penghargaan Top Pembina BUMD 2026 yang diterima Ahmad Yuzar menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BUMD dalam mendorong pembangunan ekonomi inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.