Bupati Inhil, Herman, menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara berkala guna memastikan hewan yang akan disembelih memenuhi syariat Islam dan aman dikonsumsi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau kondisi sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto di Jalan Abdul Manaf Lorong Nuri, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Minggu (17/5/2026) petang. Sapi jenis Brangus dengan bobot sekitar satu ton tersebut merupakan bantuan hewan kurban dari Presiden untuk masyarakat Inhil menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan kondisi kesehatan hewan terus dipantau oleh dokter hewan hingga hari penyembelihan nanti. “Jangan sampai ada hewan kurban yang tidak memenuhi syarat karena mengalami gangguan kesehatan. Kita belajar dari kasus penyakit mulut dan kuku beberapa waktu lalu, sehingga pengawasan kesehatan harus dilakukan secara ketat,” ujar Herman.
Pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk mengantisipasi penyebaran penyakit pada hewan ternak sekaligus menjamin kualitas daging kurban yang nantinya dibagikan kepada masyarakat. Menurut Herman, sapi bantuan Presiden tersebut merupakan salah satu hewan ternak pilihan milik masyarakat Inhil dengan bobot terbesar yang dipersiapkan khusus sebagai hewan kurban. “Ini sapi pilihan dari peternak lokal dengan bobot paling besar. Kita ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Insyaallah pendistribusian hewan kurban tahun ini akan dilakukan di Kota Baru,” katanya.
Selain meninjau kondisi sapi bantuan Presiden, Bupati juga memaparkan jumlah sementara hewan kurban di Kabupaten Inhil tahun ini. Hingga saat ini tercatat sebanyak 2.308 ekor hewan kurban tersedia di berbagai wilayah, dengan 1.303 ekor di antaranya berada di Kota Tembilahan. Pemerintah daerah berharap meningkatnya jumlah hewan kurban tahun ini turut mencerminkan membaiknya kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Inhil.