Pada hari Jumat kemarin, terjadi insiden kebakaran di sebuah pabrik tekstil di daerah Industri Jatake, Tangerang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10 pagi ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi pemilik pabrik dan karyawan yang bekerja di sana.

Dalam kejadian tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat untuk memadamkan api yang sudah membesar. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, Budi Santoso, api berhasil dipadamkan setelah 3 jam berjuang.

“Kami mendapat laporan dari warga sekitar pukul 10 pagi bahwa pabrik tekstil tersebut terbakar. Petugas kami langsung menuju lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 1 siang,” ujar Budi Santoso saat diwawancarai oleh wartawan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun, berdasarkan keterangan sementara dari saksi mata, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu ruang produksi pabrik.

Pemilik pabrik tekstil, Bambang Susanto, mengaku sangat sedih atas kejadian ini. Menurutnya, pabrik yang telah didirikannya selama 10 tahun hancur begitu saja dalam hitungan jam.

“Kami sedang menghitung kerugian akibat kebakaran ini. Semoga asuransi bisa menutupi sebagian besar kerugian kami,” ujar Bambang Susanto dengan wajah sedih.

Sementara itu, para karyawan yang bekerja di pabrik tersebut juga merasa kehilangan atas kejadian ini. Mereka mengaku kebingungan karena kehilangan pekerjaan dan tidak tahu harus mencari pekerjaan baru di mana.

Pihak berwajib masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden kebakaran ini. Mereka juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Hingga berita ini ditulis, pabrik tekstil tersebut masih dalam keadaan terbakar dan petugas pemadam kebakaran masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya titik api yang bisa muncul kembali.