Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau kembali menegaskan komitmen dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Komitmen tersebut disampaikan dalam pembukaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diikuti 368 peserta, pada Minggu (5/7/2026).
Kegiatan yang semestinya diikuti sekitar 1.200 peserta itu dihadiri sebagian peserta karena sejumlah kendala teknis. Prof. Dr. Amirah, M.Pd.Kons., menjelaskan bahwa Program PPG merupakan bentuk apresiasi pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru melalui proses sertifikasi profesi. Saat ini, peserta hanya memerlukan masa pembelajaran selama 48 hari untuk memperoleh sertifikat pendidik, sementara ke depan program PPG prajabatan akan berlangsung hingga satu tahun.
Masih terdapat sekitar 75 ribu guru yang masuk daftar tunggu sertifikasi di Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan. Karena itu, para peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Prof. Amirah juga mengajak para guru untuk bertransformasi dari sekadar pengajar yang berfokus pada penyampaian materi menjadi guru profesional yang mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyapa peserta yang merupakan alumni UIN Suska Riau dan mengajak mereka menjadi duta kampus dengan menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau juga membuka pendaftaran Program Magister (S2), di antaranya Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), dengan masa pendaftaran yang masih dibuka hingga pertengahan Juli.
Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS, SE, M.Si., Ak., CA, menegaskan bahwa profesi guru menuntut tanggung jawab, etika, dan integritas yang tinggi, sejajar dengan profesi profesional lainnya. Menurutnya, tugas seorang guru bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik.
Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), UIN Suska Riau terus mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam, sehingga aspek adab, karakter, dan akhlak tetap menjadi fondasi utama dalam dunia pendidikan. Rektor juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi, termasuk kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang harus direspons secara bijak oleh para pendidik.
“Peran guru tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi. Guru memiliki tugas membentuk karakter, menanamkan adab, serta mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang tidak dapat dilakukan oleh mesin,” tegasnya. Melalui pelaksanaan Program PPG ini, UIN Suska Riau berharap para peserta mampu menjadi guru profesional yang tidak hanya menguasai kompetensi akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta karakter yang kuat dalam mendidik generasi bangsa.