Pemerintah Kota Pekanbaru semakin fokus dalam membangun identitas kuliner daerah dengan menjadikan kue talam ketan durian sebagai sajian penyambutan khas bagi tamu yang datang ke ibu kota Provinsi Riau. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Pekanbaru, serta pelaku usaha oleh-oleh terbesar di Riau dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.
Kue talam ketan durian akan diperkenalkan secara luas sebagai produk unggulan UMKM dan simbol keramahan Kota Pekanbaru melalui kolaborasi tersebut. Sajian tradisional ini akan hadir dalam berbagai kesempatan resmi, seperti di lingkungan pemerintahan, hotel, dan bandara. “Ini merupakan bagian dari upaya mengangkat produk UMKM lokal sekaligus memperkenalkan identitas kuliner Kota Pekanbaru,” ujar Agung.
Pekanbaru belum memiliki kuliner khas yang melekat sebagai ikon kota, sehingga kue talam ketan durian dipilih untuk dipromosikan secara masif karena dinilai memiliki cita rasa unik dan berpotensi menjadi oleh-oleh unggulan daerah. Pemerintah kota optimistis produk tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM dan memperkuat identitas kuliner daerah.
Pemko Pekanbaru berupaya membawa kuliner khas daerah ke panggung internasional dengan mengajukan proposal kepada Michelin Guide. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Pekanbaru kepada wisatawan mancanegara. Aroma durian yang terlalu kuat pada kue talam ketan durian tidak terbukti, sehingga dapat diterima oleh berbagai kalangan.
Tamu penting yang pernah mencicipinya memberikan respons positif terhadap kue talam ketan durian, termasuk saat kunjungan istri Wakil Presiden RI dan anggota Seruni Kabinet Merah Putih ke Pekanbaru. Pemerintah Kota Pekanbaru juga mendorong hotel untuk menyediakan pojok khusus Dekranasda yang menampilkan produk unggulan UMKM lokal.
Festival Kue Talam Ketan Durian Terpanjang di Dunia akan diadakan sebagai rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru pada 21 Juni 2026. Festival tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk mengangkat kue talam ketan durian sebagai identitas kuliner baru Kota Pekanbaru. Harapannya, kue tradisional ini akan menjadi salah satu ikon yang pertama kali diingat wisatawan saat menyebut nama Pekanbaru.