Provinsi Riau sukses menempatkan salah satu wilayahnya di peringkat pertama nasional dalam hal cakupan imunisasi anak. Kabupaten Kampar ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai daerah dengan capaian tertinggi di Indonesia untuk pelaksanaan Imunisasi Kejar pada bayi dan anak bawah dua tahun (baduta). Keberhasilan tersebut didasarkan pada Keputusan Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor IM.01.01/C/2384/2026. Apresiasi atas pencapaian ini diserahkan dalam acara Pekan Imunisasi Dunia 2026 di Menara BRI Pekanbaru, Kamis (11/6/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau, menyerahkan langsung penghargaan dari pusat tersebut kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Kampar. Agenda ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau sebagai bentuk apresiasi atas penguatan fasilitas kesehatan di daerah.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr Rita Anggraini menyatakan bahwa hasil ini merupakan dampak dari masifnya perbaikan layanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Penguatan tidak hanya bertumpu pada pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), tetapi juga optimalisasi peran posyandu di garis depan.
Menurut dr Rita Anggraini, kebijakan anggaran dan keterlibatan berbagai sektor di bawah arahan Bupati Kampar Ahmad Yuzar serta Wakil Bupati Kampar Misharti menjadi faktor pendorong utama. Langkah sistematis ini sengaja diprioritaskan untuk memastikan hak kesehatan anak-anak di wilayah Riau terpenuhi secara merata.
Dalam penyerahan penghargaan tersebut, dr Rita Anggraini didampingi oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kampar Elfian serta Ketua Tim Kerja Imunisasi Dinas Kesehatan Kampar Bustami. Pihak kementerian menilai Kampar paling responsif dalam menjalankan program Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari) sepanjang tahun ini.