Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengimbau calon murid dan orang tua untuk aktif memantau perkembangan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui portal resmi yang telah disediakan pemerintah. Hingga Kamis (11/6), jumlah pendaftar yang telah memilih sekolah melalui sistem SPMB tercatat mencapai 40.150 calon murid.

Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengatakan seluruh informasi terkait kuota penerimaan dan perkembangan pendaftaran di SMA dan SMK Negeri dapat diakses secara daring sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke sekolah maupun kantor dinas. “Seluruh data kuota dan perkembangan penerimaan siswa tersedia di portal SPMB. Kami mengimbau calon murid dan orang tua untuk rutin memantau posisi pendaftaran sesuai jalur dan sekolah yang dipilih,” kata Erisman.

Menurutnya, sistem daring yang diterapkan saat ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memantau proses seleksi secara transparan dan real time. Selain memantau perkembangan pendaftaran, Erisman juga mengingatkan calon murid agar memastikan seluruh dokumen yang diunggah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Ia menjelaskan, masih ditemukan sejumlah kendala selama proses pendaftaran, mulai dari dokumen yang tidak lengkap, hasil unggahan yang tidak terbaca, hingga gangguan jaringan yang menyebabkan berkas tidak tersimpan secara sempurna. “Pastikan seluruh dokumen yang diunggah jelas dan sesuai persyaratan. Jika file rusak atau tidak terbaca, petugas sekolah tidak dapat melakukan verifikasi sehingga bisa memengaruhi proses seleksi,” ujarnya.

Erisman menambahkan, pola penerimaan siswa tahun ini dirancang untuk memberikan kesempatan yang lebih merata kepada seluruh calon murid melalui empat jalur pendaftaran yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Jalur prestasi mendapat alokasi terbesar dengan kuota 35 persen. Sementara jalur domisili dan afirmasi masing-masing memperoleh kuota 30 persen, sedangkan jalur mutasi disediakan sebesar 5 persen dari total daya tampung sekolah.

Tahapan awal SPMB berupa aktivasi akun, pengisian data pribadi, dan unggah dokumen berlangsung sejak 8 hingga 14 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran dan pemilihan sekolah dibuka mulai 10 hingga 19 Juni 2026. Pada periode yang sama, sekolah melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas yang diajukan calon murid. Proses verifikasi dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2026.

Setelah itu, panitia akan melaksanakan tahapan seleksi dan rekonsiliasi data pada 21 Juni. Hasil seleksi penerimaan murid baru akan diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Calon murid yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai syarat untuk memastikan status penerimaan di SMA maupun SMK Negeri yang dituju.