Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada hari Rabu, 15 September 2021, di Jakarta, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 12-17 tahun akan segera dimulai. Hal ini merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat proses vaksinasi di Indonesia.

“Kami sudah menerima izin dari BPOM untuk menggunakan vaksin Sinovac bagi anak usia 12-17 tahun. Kami berharap vaksinasi ini dapat mengurangi risiko penularan virus COVID-19 di kalangan anak-anak,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Vaksinasi untuk anak-anak ini rencananya akan dimulai pada bulan Oktober 2021. Pemerintah akan melakukan vaksinasi secara bertahap sesuai dengan prioritas dan ketersediaan vaksin.

Menurut data yang dihimpun, sebanyak 25 juta anak usia 12-17 tahun akan menjadi target vaksinasi. Hal ini merupakan langkah yang penting dalam upaya mencapai kekebalan komunal di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh orangtua untuk mendukung program vaksinasi ini. Vaksinasi adalah langkah yang efektif dalam melindungi anak-anak dari risiko COVID-19,” tambah Budi Gunadi Sadikin.

Pemerintah juga akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah dalam pelaksanaan vaksinasi untuk anak-anak. Hal ini diharapkan dapat memudahkan proses vaksinasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Selain vaksin Sinovac, pemerintah juga akan menggunakan vaksin Pfizer untuk anak-anak usia 12-17 tahun. Hal ini sebagai upaya untuk memberikan pilihan vaksin yang lebih variatif bagi masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program vaksinasi ini. Tujuan utama kita adalah melindungi seluruh lapisan masyarakat dari ancaman virus COVID-19,” tutup Budi Gunadi Sadikin.