Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat. Hal ini terlihat dari rapat koordinasi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau yang membahas tindak lanjut pembangunan jalan dan jembatan strategis di wilayah Kampar. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kampar Misharti dan menjadi forum penting untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, terutama dalam mendukung konektivitas antarwilayah.

Keberadaan jalan dan jembatan yang memadai memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan oleh Misharti dalam rapat koordinasi tersebut. Sinergi lintas pemerintah menjadi faktor utama agar berbagai proyek prioritas dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.

Beberapa proyek strategis menjadi perhatian bersama dalam pertemuan tersebut, seperti kelanjutan pembangunan Jembatan Teratak Buluh di Kecamatan Siak Hulu, perbaikan Jembatan Danau Bingkuang di Kecamatan Tambang, peningkatan ruas Jalan Tapung Hilir–Kota Garo, dan penanganan Jalan Tapung yang menghubungkan Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rokan Hulu. Selain itu, kondisi beberapa ruas jalan nasional dan provinsi di Kampar juga turut dibahas, termasuk Jembatan Gantung Desa Pulau Birandang, Jembatan Rantau Berangin di Kecamatan Kuok, serta Jembatan Gantung Desa Balung yang menjadi jalur penghubung penting menuju Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara menyambut positif langkah proaktif Pemkab Kampar dalam mengawal pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan BPJN menjadi modal penting untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis yang telah direncanakan.

Melalui koordinasi yang terus diperkuat, pembangunan jalan dan jembatan di Kampar diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, keberadaan infrastruktur yang semakin baik juga diyakini mampu mendorong aktivitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang strategis untuk mendukung kemajuan Kampar.