Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tata Kelola Program Studi dengan tema “Sinergi Manajemen dan Digitalisasi Layanan Program Studi” di Auditorium UMRI, pada Rabu (3/6/2026). Acara ini dibuka oleh Rektor UMRI, Saidul Amin, dan dihadiri oleh jajaran wakil rektor, kepala biro, serta seluruh ketua dan sekretaris program studi di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Saidul Amin menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi program studi sebagai fondasi dalam membangun tata kelola yang efektif dan berkualitas. Menurutnya, transformasi digital dalam layanan akademik kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Menurut Saidul Amin, program studi merupakan ujung tombak universitas dan harus memiliki sistem kerja yang terstruktur, terukur, dan didukung layanan digital yang optimal agar kebutuhan akademik mahasiswa dapat dilayani dengan baik.
Digitalisasi layanan akademik harus diwujudkan melalui layanan yang cepat, mudah, terintegrasi, dan mampu meningkatkan pengalaman akademik mahasiswa. Perguruan tinggi harus berorientasi pada kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa.
Rektor UMRI juga mendorong setiap program studi untuk memperluas kerja sama dan melakukan benchmarking dengan program studi unggulan, baik di tingkat nasional maupun Asia Tenggara. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing program studi di tingkat global.
Pengelola program studi diharapkan mengembangkan budaya kerja yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada solusi. Setiap program studi diharapkan mampu membangun kemandirian dalam mengembangkan program unggulan serta menghasilkan capaian yang berdampak bagi institusi.
Melalui kegiatan ini, UMRI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas manajemen akademik, mempercepat digitalisasi layanan pendidikan tinggi, serta mewujudkan program studi yang unggul, mandiri, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.