Dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Juru Bicara Kementerian, Siti Nadia Tarmizi, mengumumkan bahwa kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. “Hari ini kami melaporkan adanya penambahan 1.200 kasus baru, sehingga total kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 50.000 kasus,” kata Siti Nadia Tarmizi.

Penambahan kasus positif ini juga diikuti dengan peningkatan jumlah pasien yang sembuh. Sebanyak 800 pasien dinyatakan sembuh hari ini, sehingga total pasien yang sembuh dari COVID-19 di Indonesia mencapai 30.000 orang. Meskipun demikian, kasus kematian akibat COVID-19 juga terus bertambah, dengan 50 orang dilaporkan meninggal hari ini.

Kenaikan kasus positif COVID-19 ini terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus tertinggi hari ini, diikuti oleh DKI Jakarta dan Jawa Timur. Meskipun demikian, Siti Nadia Tarmizi menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona.

Menanggapi hal ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk memutus rantai penyebaran virus corona,” kata Juru Bicara Gugus Tugas.

Peningkatan kasus positif COVID-19 juga membuat sejumlah rumah sakit di Indonesia kembali mengalami lonjakan jumlah pasien. Beberapa rumah sakit di Jakarta dan Surabaya melaporkan keterisian tempat tidur yang semakin tinggi. Hal ini membuat pemerintah daerah bersama rumah sakit terus berkoordinasi untuk menangani lonjakan kasus ini.

Dalam upaya menekan penyebaran virus corona, pemerintah juga terus melakukan tracing dan testing secara masif. Selain itu, pemerintah juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak lengah meskipun kasus positif COVID-19 terus bertambah. “Kami membutuhkan kerjasama semua pihak untuk bersama-sama melawan virus corona ini,” tambah Siti Nadia Tarmizi.