Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau tengah berupaya melakukan mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, di tengah musim kemarau yang melanda. Kabupaten Kuantan Singingi menjadi satu-satunya wilayah yang belum menetapkan status siaga darurat, sementara 11 kabupaten/kota lainnya bersama pemerintah provinsi telah resmi menaikkan status kewaspadaan mereka.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau, Jim Gafur, mengungkapkan bahwa belum seragamnya status administrasi ini berpotensi menghambat kecepatan distribusi bantuan dan koordinasi lintas sektor. Jim Gafur menyatakan bahwa penetapan status hukum sangat penting agar alokasi anggaran dan pengerahan personel bisa berlangsung dengan cepat.

Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera sedang berjuang melawan amukan api yang merambat di tiga wilayah krusial, yaitu kawasan Kandis di Kabupaten Siak, Sokoi di Kabupaten Pelalawan, dan Rantau Bais di Kabupaten Rokan Hilir. Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menjelaskan bahwa lahan gambut Riau yang berongga menyulitkan pemadam kebakaran karena bara api tersembunyi di bawah permukaan tanah.

Ferdian Krisnanto juga menyebut bahwa kondisi cuaca ekstrem dan vegetasi yang mengering akibat kemarau menjadi tantangan besar bagi personel di lapangan. Hambatan terberat dilaporkan terjadi di Rantau Bais, Rokan Hilir, dimana petugas terdesak mundur akibat pekatnya asap yang membatasi jarak pandang akibat angin kencang.

Data visual dan pemetaan lapangan menunjukkan bahwa area terbakar di Rokan Hilir sudah mencapai 44 hektar. Untuk mencegah kebakaran meluas, otoritas terkait berencana melipatgandakan jumlah personel di titik tersebut dan memanfaatkan sumber air yang cukup untuk operasi pemadaman basah.

Di wilayah Pasir Limau Kapas, terdapat secercah keberhasilan dimana titik api telah dipadamkan setelah lima hari berturut-turut dihujani air dari darat. Saat ini, titik api tersebut masuk dalam tahap pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada lagi asap yang keluar dari dalam gambut.