Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga pangan. Langkah ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengendalikan gejolak harga komoditas pangan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disketapang Pekanbaru, Adrizal, mengatakan bahwa salah satu strategi yang rutin dilakukan adalah menggelar Gerakan Pangan Murah atau pasar murah di berbagai kecamatan. Program tersebut menjadi instrumen pemko dalam melakukan intervensi ketika harga sejumlah komoditas mulai mengalami kenaikan.
Pasar murah tetap dilaksanakan oleh Disketapang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sesuai kebutuhan. Pasar murah bersifat situasional dan digelar sesuai kondisi harga di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Tujuannya adalah membantu masyarakat sekaligus menekan laju kenaikan harga.
Disketapang tidak hanya mengandalkan pasar murah dalam upaya pengendalian harga pangan. Saat ini, Disketapang lebih memaksimalkan pengawasan terhadap jalur distribusi pangan untuk memastikan pasokan tetap lancar hingga ke tangan konsumen. Pengawasan dilakukan bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dengan memantau rantai distribusi mulai dari pemasok hingga ke pasar-pasar tradisional dan pusat perdagangan.
Adrizal menyatakan bahwa Disketapang juga turun langsung melakukan pengawasan ke pasar-pasar. Kegiatan ini melibatkan instansi terkait serta Satgas Pangan Polda Riau. Dampaknya dinilai lebih efektif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. Adrizal menegaskan bahwa semua langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang terjangkau bagi masyarakat.