Puluhan warga di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah mereka. “Kami harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena rumah kami sudah terendam air,” ujar Siti, salah seorang warga setempat, Kamis (3/6).

Banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Warga yang tinggal di sekitar sungai merasakan dampaknya paling parah. “Sungai di depan rumah saya meluap dan air masuk ke dalam rumah,” kata Siti.

Bencana banjir ini terjadi pada Rabu (2/6) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Warga yang terdampak langsung berusaha menyelamatkan diri serta harta benda mereka. Beberapa di antaranya sempat terjebak di dalam rumah akibat tingginya air.

Kepala Desa Tanjung Sari, Ahmad, menyebutkan bahwa sebanyak 50 kepala keluarga terdampak banjir tersebut. Pemerintah setempat telah memberikan bantuan berupa tenda darurat dan perlengkapan lainnya untuk para pengungsi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor juga turut memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir. Mereka masih terus melakukan pemantauan dan evakuasi bagi warga yang membutuhkan.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat bencana banjir tersebut. Namun, situasi di lokasi terus dipantau oleh petugas untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemerintah daerah juga telah menyiagakan posko pengungsi untuk memberikan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar bagi warga yang mengungsi. Mereka berharap situasi segera pulih dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

Sementara itu, warga Desa Tanjung Sari berharap agar pemerintah segera menangani masalah drainase yang menjadi penyebab utama banjir di wilayah mereka. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.