Pembalap asal Italia bernomor 72, Marco Bezzecchi, mengungkapkan bahwa ia mengalami kegagalan dan tercecer dalam balapan sprint di Sirkuit Mugello, Italia, pada Sabtu (30/5/2026). Bezzecchi merasa gugup dan melakukan kesalahan saat memasuki tikungan pertama karena khawatir kehilangan poin dan terjatuh.
Saat balapan dimulai, Bezzecchi, yang memulai dari posisi pole, melakukan kesalahan dengan mengerem terlalu cepat saat memasuki tikungan pertama. Hal ini menyebabkan dirinya tercecer dan turun ke posisi kelima, kemudian disalip oleh Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 sehingga turun ke posisi enam.
“Saya tidak berharap mendapatkan podium karena melakukan kesalahan di tikungan pertama dan kehilangan posisi. Saya langsung menyadari bahwa Sprint sudah berakhir,” ucap Bezzecchi dalam pernyataannya kepada media setelah balapan.
Meskipun menyadari bahwa podium tidak akan tercapai karena selisih yang cukup jauh, Bezzecchi berusaha mengejar ketertinggalan dengan memaksimalkan peluang yang ada. Ia menegaskan bahwa kekalahan tersebut bukan disebabkan oleh pilihan ban, melainkan kesalahan start di tikungan pertama.
Bezzecchi berhasil menyelesaikan balapan sprint di posisi keempat, setelah memilih ban soft dan medium. Sementara dua pembalap Aprilia lainnya, Raul Fernandez dan Jorge Martin, memilih ban belakang dengan kompon medium.
Dalam persiapan untuk balapan grand prix selama 22 putaran, Bezzecchi akan berkonsultasi dengan timnya untuk mengatasi kekalahan ini dan merencanakan strategi yang akan digunakan dalam balapan Minggu (31/5/2026). Saat ini, Bezzecchi memiliki selisih 12 poin dengan rekan setimnya di Aprilia dalam kejuaraan dunia MotoGP 2026.