Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar tidak tinggal diam dalam menyikapi keluhan para petani sawit terkait dinamika harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Hal ini disampaikan melalui Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Marhalim.
Dalam konteks ini, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menekankan pentingnya langkah-langkah yang diambil untuk mendukung kesejahteraan para petani sawit. Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk memberikan solusi konkret terhadap masalah yang dihadapi oleh para petani.
Menurut Ahmad Yuzar, Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi permasalahan harga TBS kelapa sawit. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para petani dalam jangka panjang.
Dalam upaya mendukung para petani sawit, Pemerintah Kabupaten Kampar juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pelaku usaha di sektor kelapa sawit. Kerjasama yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain itu, Ahmad Yuzar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap dinamika harga TBS kelapa sawit. Hal ini dilakukan agar kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para petani.
Pemerintah Kabupaten Kampar juga terus mengedukasi para petani sawit tentang praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, sehingga para petani dapat lebih mandiri dan berdaya saing.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, diharapkan para petani sawit dapat merasakan dampak positifnya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung dan memperhatikan kesejahteraan para petani sawit di Kabupaten Kampar.