Pada hari Kamis, 10 Februari 2022, pemerintah kota Jakarta resmi mengumumkan rencana pembangunan taman baru di daerah Senayan. Taman ini akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar yang sebelumnya tidak terpakai.

Wali Kota Jakarta, Budi Karya, menyatakan bahwa pembangunan taman ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di tengah perkotaan yang padat. “Kami berharap taman ini dapat menjadi tempat rekreasi yang menyegarkan bagi warga Jakarta,” ujar Budi Karya.

Proyek pembangunan taman ini direncanakan akan dimulai pada bulan Maret 2022 dan ditargetkan selesai dalam waktu 1 tahun. Taman ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti jogging track, taman bermain anak, dan area piknik.

Dalam pembangunan taman ini, pemerintah kota Jakarta berkolaborasi dengan beberapa perusahaan swasta yang akan mendukung pembiayaan proyek ini. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari program kemitraan publik-privat yang telah dicanangkan pemerintah.

Menanggapi rencana pembangunan taman baru ini, sejumlah warga setempat merasa senang dan mendukung langkah pemerintah. “Saya merasa ini adalah langkah yang tepat untuk menjaga lingkungan kota Jakarta agar tetap hijau dan sejuk,” ujar seorang warga.

Namun, tidak sedikit pula yang menunjukkan kekhawatiran terkait pembangunan taman ini, terutama terkait dengan kemungkinan adanya pemotongan pohon yang sudah ada di lahan tersebut. “Saya harap pemerintah tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan taman ini,” ujar seorang aktivis lingkungan.

Pemerintah kota Jakarta menegaskan bahwa dalam proses pembangunan taman baru ini, akan dilakukan pemetaan dan inventarisasi terhadap pohon yang sudah ada. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pohon-pohon yang berharga akan tetap dipertahankan dan diintegrasikan ke dalam desain taman yang baru.