Direktorat Lalu Lintas Polda Riau telah melakukan evakuasi terhadap seorang pengemudi yang mengalami sakit saat melintas di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Pengemudi tersebut kemudian dibawa menggunakan mobil patroli menuju rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa tersebut terjadi ketika personel Satuan Polisi Jalan Raya menemukan sebuah mobil pikap melaju lambat di ruas tol tanpa pelat nomor kendaraan. Setelah dilakukan pemeriksaan, pengemudi yang diketahui bernama Junaidi Silalahi dalam kondisi sakit. Petugas kemudian segera mengevakuasi Junaidi beserta istrinya menggunakan mobil patroli.
Junaidi melakukan perjalanan dari Duri, Kabupaten Bengkalis menuju Pekanbaru untuk menjalani operasi batu ginjal di salah satu rumah sakit. Kondisi tersebut cukup membahayakan karena Junaidi tetap mengemudi sendiri selama perjalanan hampir dua jam.
“Dia menderita sakit ginjal dan mengemudi sendiri, sehingga berbahaya bagi dirinya maupun pengguna jalan lainnya,” jelas Direktur Lalu Lintas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika.
Tindakan cepat yang dilakukan empat personel Sat PJR tersebut merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan dalam tugas kepolisian sehari-hari. Atas aksi sigap dan kepedulian tersebut, keempat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau mendapat penghargaan dari Kapolda Riau Herry Heryawan atas dedikasi mereka membantu masyarakat.
Evakuasi tersebut dilakukan pada Jumat (29/5/2026) dan menunjukkan respons positif dari pihak kepolisian dalam menangani situasi darurat di jalan raya. Aksi tersebut juga memberikan pelajaran bahwa kepedulian terhadap sesama harus selalu diutamakan, terlebih dalam kondisi darurat.
Langkah yang diambil oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Riau juga memperlihatkan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi contoh bagi seluruh personel kepolisian untuk selalu siap dan responsif dalam menghadapi berbagai situasi yang memerlukan pertolongan.
Evakuasi tersebut juga mengingatkan betapa pentingnya kesadaran akan kondisi kesehatan saat melakukan perjalanan jauh. Kesehatan harus menjadi prioritas utama, dan jika mengalami kondisi darurat, segera mencari bantuan medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Keberhasilan evakuasi ini juga menunjukkan sinergi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama di jalan raya. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk selalu siap membantu sesama dalam situasi yang memerlukan pertolongan.