Gas alam dinilai masih menjadi penopang penting sektor industri dan kelistrikan nasional dalam menghadapi kebutuhan energi nasional yang terus meningkat. Hal tersebut disampaikan dalam Jambore Ekologis Malay Youth Summit dan Festival Kebudayaan Melayu Riau 2026 di Alam Mayang, Pekanbaru, Kamis (21/5/2026), dimana EMP Bentu Limited memperkenalkan peran gas alam sebagai energi transisi kepada pelajar dan generasi muda.

Act Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi, menjelaskan bahwa ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Gas alam masih menjadi sumber energi penting karena mampu menjaga pasokan bagi industri dan pembangkit listrik dengan tingkat emisi lebih rendah dibandingkan energi fosil lainnya.

Dalam sesi bertema “Pilar Ketahanan Energi: Penyediaan Gas Alam untuk Masa Depan Berkelanjutan,” Dadi mengatakan, “Ketahanan energi perlu dibangun secara seimbang dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun mendatang.”

Proses transisi menuju energi baru terbarukan tidak dapat dilakukan secara instan karena kebutuhan energi nasional yang terus tumbuh. Dalam kondisi tersebut, gas alam dinilai sebagai energi transisi yang dapat menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung upaya penurunan emisi karbon.

Industri hulu migas memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan energi nasional dan menopang aktivitas ekonomi serta operasional sektor produktif di berbagai daerah, kata Dadi. Pengelolaan operasi migas perlu berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

EMP Bentu telah menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sebagai bagian dari operasional perusahaan. Perusahaan juga mencatat lebih dari 29 juta jam kerja selamat dan meraih PROPER Hijau atas kinerja pengelolaan lingkungan.

Diskusi interaktif dalam forum tersebut membahas isu ketahanan energi, energi terbarukan, dan tantangan menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi nasional dan keberlanjutan lingkungan. Generasi muda menunjukkan perhatian yang meningkat terhadap isu transisi energi dan masa depan industri energi nasional.