Sebuah kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik tekstil di kawasan industri Jakarta Barat pada Senin (10/5) dini hari. Api berhasil dipadamkan setelah 5 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Menurut Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Bambang Suryo, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pabrik tekstil yang terbakar merupakan milik PT Sinar Jaya Textile, perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 1990. Menurut Direktur Utama PT Sinar Jaya Textile, Susanto, pihak perusahaan masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. “Kami masih berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk mengungkap penyebab kebakaran ini,” ujarnya.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB tersebut mengakibatkan sebagian besar bangunan pabrik tekstil mengalami kerusakan parah. Api berhasil dipadamkan setelah 3 jam berjuang melawan kobaran api. Para petugas pemadam kebakaran juga sempat kesulitan memadamkan api karena adanya bahan-bahan mudah terbakar di dalam pabrik.
Puluhan karyawan yang bekerja di pabrik saat kebakaran terjadi berhasil dievakuasi dengan selamat. Mereka mengaku kaget dan panik saat melihat kobaran api melalap habis pabrik tempat mereka bekerja. “Kami berterima kasih kepada petugas pemadam kebakaran yang sigap datang dan berhasil memadamkan api,” ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya.
Pihak kepolisian setempat juga turut melakukan penyelidikan terkait kebakaran ini. Kapolsek Jakarta Barat, AKP Bambang, mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pihak berwajib lainnya untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran tersebut. “Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini,” tambahnya.
Hingga saat ini, pabrik tekstil PT Sinar Jaya Textile masih dalam proses pengecekan oleh tim ahli dari pihak berwajib untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Para karyawan yang terdampak kebakaran diminta untuk bersabar menunggu proses investigasi yang sedang berlangsung. “Kami berharap kebakaran ini tidak akan terulang di tempat kami atau pabrik lainnya,” ungkap seorang karyawan pabrik.