Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus memperkuat penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga tingkat kecamatan dan desa guna mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Langkah tersebut dibahas dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Bupati Kuantan Singingi, Senin (18/5/2026), dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Kuansing, Deflides Gusni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tengah menindaklanjuti pembentukan sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) baru di tingkat kecamatan. Pembentukan UPTD bertujuan untuk memperkuat pelayanan dan pengawasan sektor pertanian hingga ke wilayah pedesaan.
Sementara itu, Kepala BKPP Kuansing, Muradi, mengungkapkan bahwa penataan personel lintas OPD dilakukan agar penempatan aparatur lebih sesuai dengan kebutuhan organisasi serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setiap desa nantinya akan didampingi oleh dua hingga empat personel, tergantung luas wilayah dan tingkat kebutuhan pelayanan di lapangan.
Menurut Muradi, aktivitas pertanian di Kuansing saat ini belum sepenuhnya didukung oleh jumlah tenaga teknis yang memadai, terutama setelah sebagian penyuluh pertanian berstatus sebagai pegawai pemerintah pusat. Para PPPK dan aparatur yang ditempatkan di desa akan memiliki tugas utama seperti melakukan pendampingan masyarakat dan pemantauan produksi pertanian.
Bupati Kuantan Singingi menekankan pentingnya pemanfaatan seluruh potensi ASN dan PPPK untuk memperkuat pelayanan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Beliau juga meminta dilakukan pemetaan terhadap pegawai yang memiliki latar belakang pendidikan pertanian dan peternakan agar dapat ditempatkan sesuai kebutuhan di dinas teknis maupun wilayah kecamatan dan desa.
Peningkatan kompetensi aparatur melalui pelatihan dan pembekalan menjadi perhatian pemerintah daerah agar para pegawai mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dan swasembada pangan di Kuansing. Pemerintah daerah berharap sinergi antar sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dapat menciptakan ekosistem pertanian terpadu yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.