Polsek Kateman bersama pemerintah desa dan masyarakat di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, melakukan kegiatan penanaman jagung Kuartal II. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Ps. Panit Binmas Polsek Kateman AIPDA Fany H, Sekdes Air Tawar Nofriadi, Bhabinkamtibmas Desa Air Tawar BRIGADIR Ichsan Syahputra, Babinsa Air Tawar KOPTU Al Alim, pihak PT Pulau Sambu, Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA), Bumdes Pratama Desa Air Tawar, serta Kelompok Tani Rimba Sari, turut serta dalam penanaman jagung secara gotong royong.
Sebelumnya, lokasi penanaman jagung tersebut mengalami kerusakan akibat serangan hama babi sehingga gagal panen pada Januari 2026. Namun, seluruh pihak tidak menyerah dan kembali melakukan penanaman ulang sebagai komitmen menjaga produktivitas pertanian masyarakat.
Di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare, ditanam bibit jagung hibrida sebanyak 10 kilogram sebagai simbol semangat kebersamaan antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan stakeholder lainnya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah pelosok. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif serta mendorong kemandirian pangan daerah.
Selain membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat, budidaya jagung juga diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah maupun impor. Program ketahanan pangan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional serta membangun lumbung pangan hingga ke desa-desa dan wilayah terpencil di seluruh Indonesia.
Kegiatan penanaman jagung selesai sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Polsek Kateman turut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta membangun sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mencapai swasembada pangan.