Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau melakukan pemangkasan rantai distribusi komoditas pangan untuk meredam fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan. Langkah ini dilakukan melalui rangkaian operasi pasar di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi di Kota Pekanbaru selama sepekan ke depan. Fokus utama intervensi ini adalah menjamin ketersediaan minyak goreng subsidi, Minyakita, yang dijual seharga Rp 15.500 per liter.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Pekanbaru didasarkan pada besarnya tekanan permintaan di ibu kota provinsi tersebut. Kegiatan operasi pasar ini dilaksanakan secara marathon untuk mengejar waktu sebelum masuknya periode libur nasional dan cuti bersama pada akhir pekan ini. “Fokus kami adalah menghadirkan harga langsung ke tingkat konsumen akhir. Operasi pasar ini menjadi instrumen untuk menekan angka inflasi daerah secara efektif,” ujar Tetty Nurdianti di Pekanbaru, Senin (11/5/2026).

Jadwal pelaksanaan operasi pasar pekan ini dimulai pada Senin di Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani. Selanjutnya, tim bergerak ke Kantor Camat Rumbai Barat pada Selasa (12/5) dan berakhir di Jalan Sri Sejahtera, Kelurahan Agrowisata, pada Rabu (13/5). Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, memastikan setiap titik lokasi mendapat pasokan yang cukup agar tidak terjadi antrean panjang yang berisiko pada kelangkaan sesaat. Setidaknya 1.000 liter minyak goreng dan 1 ton beras SPHP disiagakan di setiap posko operasi.

Selain lewat pasar murah keliling, pemerintah juga menyediakan akses tetap bagi warga yang tidak sempat mendatangi lokasi acara. Minyak goreng dengan harga sesuai HET tersebut telah didistribusikan melalui Kios Pangan di Pasar Dupa, Pasar Cik Puan, dan Pasar 50, serta satu gerai swalayan di Jalan Melati. Berikut adalah daftar komoditas dan harga yang tersedia dalam operasi pasar tersebut: Minyakita: Rp 15.500 per liter, Beras SPHP: Rp 60.000 per 5 kilogram, Beras Premium (Anak Daro/Sokan): Rp 83.000 per 5 kilogram, Gula Pasir: Rp 18.500 per kilogram, Tepung Terigu: Rp 13.000 per kemasan, Garam dapur: Rp 2.000 per kemasan. (Bil)