Pemerintah Provinsi Riau menekankan bahwa ketergantungan pada kekayaan sumber daya alam tidak lagi mencukupi untuk memajukan daerah di masa depan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, saat memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda ke-30 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) di Pekanbaru pada Sabtu (9/5/2026).

Dalam orasinya, Syahrial Abdi menyatakan bahwa diperlukan transformasi paradigma di kalangan generasi muda untuk beralih dari pencari kerja menjadi inovator yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru. Keberanian untuk berinovasi dianggap sebagai kunci utama dalam mengelola potensi besar yang dimiliki oleh Provinsi Riau.

Menurut Syahrial Abdi, tantangan dunia kerja yang dinamis menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dan profesionalisme. Kualitas sumber daya manusia dianggap sebagai variabel paling menentukan dibandingkan sekadar kepemilikan komoditas alam.

“Pembangunan Riau ke depan tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya alam. Yang paling menentukan adalah kualitas sumber daya manusianya,” ujar Syahrial Abdi di hadapan para wisudawan UMRI.

Syahrial Abdi juga mengingatkan bahwa gelar akademik yang diraih bukan sekadar simbol seremonial, melainkan modalitas untuk menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat. Para lulusan diploma dan sarjana diharapkan tidak hanya berfokus mencari pekerjaan, tetapi berani mengambil peran sebagai penyedia lapangan kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Syahrial Abdi juga mengapresiasi perjuangan para orangtua yang telah mendukung studi para mahasiswa hingga tuntas. Pemerintah Provinsi Riau berharap nilai-nilai yang didapat selama masa perkuliahan di UMRI dapat menjadi kompas moral dan intelektual dalam menghadapi persaingan global.